Tersakiti/Membanggakan

Kita Pasti Bisa!!!

Ditulis Oleh : ABDUL HADI - 14 September 2020

Ini tulisan ku yg pertama semoga kalian semua suka????


Waktu itu saat masih kls 1 smk saya masih menjadi jati diri saya, 'apakah saya cocok dijurusan ini?' 'apakah saya kedepannya akan jadi seorang programmer?'mau pertanyaan-pertanyaan itu masih terngiang² dikepala saya, hari demi hari saya merasa saya salah jalan, dan tersesat dijurusan itu, "ini bukan keahlian saya, ini bukan yg saya inginkan"


Tahun 2020 saya lulus, angkatan corona mereka menyebutnya, mencari kerja itu susah benar kata orang² dulu jauh sebelum saya, apalagi ditengah wabah seperti ini, namun saya mau galih potensi saya untuk menunjukkan ke ibu saya, klo saya bisa menjadi seperti dia. Namun ibu tidak menyetujui saya menjadi seperti nya, saya meminta pendapat kepada orang yg mengerti akan perasaan saya, saya curhat kepadanya tentang keinginan saya menjadi seperti dia, dan orang itu mengerti akan perasaan saya dan dia berkata "kejar trs keinginan lo, klo lo emng mau jadi seperti dia tapi ibu lo gk setuju, sekarang gini, lu buktiin aja dulu ke ibu lo tp gk usah bilang² ke ibu lo, nanti klo lo udh jadi sepertinya pasti ibu lo akan mengerti dan paham"

entah kenapa setelah mendengar perkataan itu saya terus menerus mau menyalurkan bakat saya ke semua tempat casting. Namun hasilnya nothing mereka yang good locking lah yang terpilih ditempat casting², sementara saya hanya manusia yang mempunyai wajah biasa saja, Saya mencari jalan lain supaya bakat ini tidak terpendam, Kami pun bikin konten tentang kehidupan anak dalam gang, saya dan temen saya yang bikin dialog para pemain, saya pun ikut terjun maen didalam konten tersebut, orang yang mengerti perasaan ke saya menjanjikan "kalau konten lo tembus 1ribu dalam sebulan, gua mau jadi produser lo" katanya perkataan tersebut yang memacu saya untuk terus maju, maju, dan maju. Ditengah perjalan temen yang biasa editor dia sibuk dengan pelajaran kuliah. akhirnya saya merasa putus asa dan merasa sia-sia

lalu ibu ku berkata"udh lo cari kerja yang bener, ngapain si lo ikut²an casting gk jelas, bikin konten, udh sana cari kerja"


Dikebingungan saya, saya melamar² pekerjaan dr website, media sosial lalu saya mendapat panggilan kerja di toko supermarket

"bu, aku dapet panggilan kerja nih di toko ini, bsk aku interview

"ywdh bagus,jan begadang nanti malam, biar bsk gk kesiangan"katanya

Singkat cerita aku lulus dan keterima kerja di supermarket itu namun penempatan nya lumayan jauh dr rumah ku. "penempatan nya disini bu gpp?" kata ku

"terserah klo hadi mau mah,itung² cari pengalaman

"iyaa bu, aku ambil"kata ku


Akhirnya aku keterima kerja juga, ya alhamdulillah walaupun jauh tetapi gpp yg penting bisa ngasih uang ke orang tua, selama ini kita yg dikasih orang tua. Sampai disana saya disambut dengan ramah 'awalnya' makin kesini saya tau mana binatang mana manusia. baru beberapa hari ku tinggal, ibu ku jatuh sakit 'demam' betapa paniknya saya, karena biasanya ibu selalu bercanda ama saya skrng ia merasa kesepian dirumah.Dan akhirnya says putuskan untuk resign dari supermarket, saya jelaskan ke ibu saya alasan saya resign dari tempat kerja dan saya putuskan untuk menggalih potensi saya yg sudah lama terpendam



Komentar

Belum ada yang berkomentar

Silahkan login dahulu untuk berkomentar

Home

Artikel

Data Simpul

Home

Artikel

Data Simpul