Tagline Lawan UNESCO, Sebagai Bentuk Suatu Jawaban

Picture by Fagesssa Dinasty

Ditulis Oleh : Fagesssa Dinasty - 11 Januari 2021

Banyak sekali data-data yang tersebar, terkait minat baca anak Indonesia yang masih terus dikatakan rendah dan selalu di presentasikan. Menilai anak-anak dari semua kalangan di Indonesia masih terlihat sangat tinggi, hal ini dilakukan oleh relawan dengan menyediakan buku-buku yang ada bagi setiap kalangan di seluruh penjuru tanah air.


Kita semua harus bisa membaca lingkungan. Bahwa sebenarnya yang menjadi masalah bagi kita semua, bukan minat bacanya yang rendah tapi sarana baca yang memang tidak ada, maka relawan menyediakan buku-buku yang ada dengan sistem mendatangi masyarakat lebih awal. Ini adalah fakta di lapangan bahwa masyarakat masih berantusias memilih buku yang ada, apa bila buku benar-benar ada dihadapannya.


Tagline Lawan UNESCO kerap di pakai oleh sebagian relawan penggerak literasi di Cirebon. Bahwa pernyataan tersebut harus dicabut, para relawan berpegang teguh dengan membentuk gerakan Literasi goto Desa, Sekolah dan Pesantren. Untuk menelusuri, apakah benar anak Indonesia minat bacanya rendah? Ternyata tidaklah demekian. Lalu rendahnya dimana?


Survai UNESCO menunjukan dari 1000 Orang hanya 1 Orang yang rajin membaca. Bukankah itu adalah pernyataan olok-olok anak bangsa, bahwa anak bangsa Indonesia ini tidak cerdas. Bukti fakta bahwa anak-anak Indonesia juga mampu menjadi suatu bentuk percontohan bagi dunia, karena hal itu pula bagian dari seringnya membaca. #LawanUNESCO



Artikel Terkait

Ternyata Ada Ribuan Bahan Bacaan Gratis, Lo!

“kak Anggi, Sudah Dapat Novel Dan Referensi Yang Kakak Bilang Ditugaskan Bu Isnaini Kemarin?”“sudah Dong, Banyak Lagi”“wah, Keren Kak. Aku Pun Dapat Tugas Yang Sama Dari Bu Isnaini Di...

Gerakan Literasi, Beberapa Catatan

Geliat Gerakan Literasi Di Indonesia Kian Hari, Kian Gencar Terdengar. Melalui Media Daring, Televisi Maupun Media Cetak. Pun Munculnya Beberapa Komunitas, Club Baca Ataupun Pustaka Bergerak...

Pisang Apa

Pisang Apamasa Pandemi Benar-benar Membuat Kantong Teriris-iris. Tidak Sekedar Kantong Sebenar-benarnya Kantong, Pun Begitu Kantong Hati. Bila Iman Tak Hinggap Dada, Ingin Rasanya Berusaha Di Luar...

Komentar

Belum ada yang berkomentar

Silahkan login dahulu untuk berkomentar

Home

Artikel

Data Simpul

Home

Artikel

Data Simpul