Sekolah Semakin Sepi

Picture by Prama Putranto

Ditulis Oleh : Prama Putranto - 29 Juli 2020

Kembali membuka tas sembari memastikan apakah semua keperluan untuk keesokan hari sudah siap untuk dibawa. Rencana pelaksanaan pembelajaran, stopwatch, peluit, baju ganti, dan tentunya sebotol air minum untuk kebutuhan hidrasi. Semua tertata rapi dan siap menyambut pagi dengan semangat tinggi. Kebiasaan yang wajib dilakukan dan jangan sampai terlupa yaitu mempersiapkan segala keperluan untuk mengajar keesokan harinya. Seorang guru wajib lebih siap sebelum mengajar di kelas yang diampunya.


Ayam berkokok dan hangat mentari menyambut pagi siap menemani semangat tinggi untuk mengabdi. Seperti biasanya berangkat sekolah naik sepeda kesayangan, tak lupa memakai helm agar tetap aman. Sudah sejak lama #biketowork jadi bukan karena ikut-ikutan tren kekinian. Karena sadar sebagai guru setidaknya berusaha untuk senantiasa menebar energi positif sehingga dapat menginspirasi untuk hidup sehat, berawal dari diri sendiri.


Setiba di sekolah langsung kuparkir sepedaku dengan rapi kuletakkan helm di atas sadel sepeda. Setelah itu kulangkahkan kaki menuju lapangan olahraga tempat dimana aku biasa mengajar praktik. Duduk sejenak di bawah pohon sembari meneguk air putih sekedar melepas dahaga setelah menembuh perjalanan dengan bersepeda.


Siap menyambut peserta didik untuk belajar, bergerak, dan memberikan makna bersama pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang kuampu. Berharap dapat melihat gerak aktif, senyum ceria, dan tawa bahagia dari mereka. Menyiapkan jawaban-jawaban dari prediksi pertanyaan-pertanyaan peserta didik yang kritis mengenai pembelajaran PJOK.


Ah, aku terlupa! Ternyata hanya dalam anganku saja pembelajaran tatap muka secara langsung dapat terlaksana seperti biasanya. Tersadar bahwa saat ini di tengah pandemi tak mungkin melaksanakan pembelajaran tatap muka secara langsung. Saat ini hanya dapat melaksanakan pembelajaran jarak jauh sebagai upaya memutus mata rantai covid19.


Sedih dan rindu menjadi satu. Namun mau bagaimana lagi? Bagaikan buah simalakama di antara pilihan yang sangat sulit. Merasa kecewa karena dengan pembelajaran jarak jauh beberapa aspek pendidikan tidak dapat terpenuhi. Hanya sekedar transfer ilmu, sedangkan tujuan pendidikan tentang membangun karakter peserta didik jelas tak akan berjalan optimal. Keterampilan gerak dalam mata pelajaran PJOK yang menjadi salah satu tujuan pembelajaran mana mungkin dapat tercapai.


Ya sudahlah! Bagaimanapun juga kebijakan itu merupakan upaya untuk menjaga generasi muda penerus bangsa ini. Cukup solutif dan adaptif kurasa untuk saat ini. Untuk hal itu aku sangat sepakat dengan prinsip tentang menjaga kesehatan dan keselamatan jiwa peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat yang harus diutamakan. Baiklah dalam hal ini aku pun dituntut adaptif dan kreatif dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hingga evaluasi pembelajaran.


Pemilihan kompetensi dasar yang tepat adalah kunci agar peserta didik dapat tetap bergerak aktif sehingga kebugaran jasmani dan keterampilan geraknya meningkat. Perlu mengkaji materi olahraga apa saja yang cocok. Di tengah masa pandemi dimana peserta didik harus Belajar Dari Rumah (BDR) materi olahraga yang tepat adalah olahraga yang bersifat individu, dapat menggunakan alat sederhana yang ada di rumah, dan dapat dilakukan #dirumahaja.


Muncul beberapa opsi kompetensi dasar untuk meningkatkan kebugaran dan keterampilan gerak yang dapat dilakukan #dirumahaja. Beberapa opsi kompetensi dasar keterampilan yang dapat dilakukan di rumah adalah kebugaran jasmani, aktivitas ritmik, dan beladiri. Kompetensi dasar tersebut dapat dilakukan secara individu, bisa tanpa alat ataupun dengan alat sederhana yang ada di rumah.


Begitulah gambaran pembelajaran jarak jauh mata pelajaran PJOK saat ini. Tidak mungkin hanya penugasan yang bersifat optimalisasi aspek kognisi, perlu juga aspek-aspek seperti psikomotor dan juga afeksi yang tak boleh terlupa. Hanya dapat mensiasati bagaimana kegiatan tersebut tetap dapat berjalan dengan baik.


Kendala pembelajaran jarak jauh di pada masa pandemi ini sungguh sangat kompleks. Bagaimana tidak, semua lini terdampak tak terkecuali ekonomi. Kondisi ekonomi keluarga dari peserta didik pun heterogen. Beberapa ada yang mampu mengikuti pembelajaran daring, ada juga yang harus terseok-seok. Untuk makan saja susah apalagi untuk membeli paket data internet. Belum lagi kondisi sinyal yang kurang baik sehingga menghambat kegiatan pembelajaran Disinilah perlu bersikap arif dan bijaksana sehingga mampu mengerti dan memahami kondisi peserta didik. Itulah beberapa permasalahan-permasalahan yang muncul dalam penerapan pembelajaran daring.


Belum juga dapat terlaksana dengan baik muncul wacana bahwa pembelajaran jarak jauh akan dipermanenkan. Aduh ! Perlu kajian mendalam mengenai hal ini. Untuk tingkat SD, SMP, dan SMA sungguh miris rasanya kalau harus menerapkan pembelajaran jarak jauh. Mengapa? Apakah pembelajaran jarak jauh mampu memenuhi seluruh aspek pendidikan yang sesungguhnya? Bukankah dalam pembelajaran jarak jauh hanya sekedar transfer ilmu saja? Aspek psikomotor dan afeksi tak mungkin dapat tercapai optimal. Tujuan pendidikan untuk membentuk karaker peserta didik yang berakhlak sulit rasanya untuk dicapai. Bukan sebuah rasa pesimis namun realistis. Dalam hal menuntut ilmu ada adab-adab yang harus dipatuhi karena sadar bahwa pendidikan tidak hanya berkutat pada aspek kognisi saja.


Pendidikan tak melulu mendidik pikiran, tanpa mendidik hati hal tersebut bukan pendidikan sama sekali seperti yang dikatakan Aristoteles. Perlu mengkaji lebih dalam sebelum membuat kebijakan, perlu belajar, merasakan, dan memaknai makna tersirat dari pendidikan yang sesungguhnya. Semoga lekas pulih bumi ini agar sekolah tak lagi sepi. (prp)



John Doe
Prama Putranto
Energi Positif Berbagi Kebahagiaan

Artikel Terkait

Tak Ada Lagi Keseruan Di Mpls

Hari Pertama Masuk Sekolah Merupakan Saat-saat Yang Dinantikan Bagi Seluruh Peserta Didik Baru. Setelah Melewati Serangkaian Proses Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (ppdb) Yang Cukup Menguras...

Globalisasi Dan Pendidikan

Kita Hidup Pada Era globalisasi. Tidak Ada Jalan Untuk Mengelak Dari Sana. negara Tidak Punya Banyak Pilihan Untuk tidak Mengikuti Perkembangan Global. globalisasi adalah...

Dampak Covid-19 Terhadap Implementasi...

Pandemi Covid-19 Sangat Mengejutkan Masyarakat Di Seluruh Dunia Karena Memberi Perubahan Secara Tiba-tiba Pada Keseharian Individu Dan Aktivitas Masyarakat, Yang Akhirnya Membawa Dampak Perubahan...

Komentar

Belum ada yang berkomentar

Silahkan login dahulu untuk berkomentar

Home

Artikel

Data Simpul

Home

Artikel

Data Simpul