Sajak Tiga Lentera

Sajak Tiga Lentera

Ditulis Oleh : Syarif Yunus - 23 Januari 2021

SAJAK TIGA LENTERA

Karya: Syarifudin Yunus


Tuhan, boleh aku bertanya

Ketika gunung di sebelah sana membisu termenung

Ketika ladang dan kebun di sebelah sana membelalak tercengang

Ketika sungai di bawah sana mengering terpejam

Bahkan ketika rumah-rumah di belakang sana menyepi tanpa henti

Lalu di mana anak-anak itu, hendak pergi bertanya

Tentang ilmu tentang pengetahuan bahkan tentang adab


Sementara mereka menunggu jawab balasan

Walau sekedar kepingan ingatan kerinduan akan bacaan

Kemana dan kemana Tuhan, mereka bertanya


Maka, tolong tambahkan waktuku di dunia

Sebentar saja, sebentar lagi

Karena aku ingin siapkan lentera pertama untuk mereka


Tuhan, boleh aku bertanya lagi

Kapan kebodohan berakhir membelenggu anak-anak itu

Kapan kemiskinan selesai menerjang anak-anak itu

Kapan kenestapaan usai meratap anak-anak itu

Bahkan kapan kepedulian beranjak untuk anak-anak itu


Lalu esok, hendak kemana anak-anak itu pergi

Mau ke mana mereka melangkah, ke mana mereka menuju


Sementara bekal mereka tidaklah cukup

Walau sekedar menebar cita-cita, melempar asa demi asa


Kemana dan kemana Tuhan, mereka bertanya


Maka, tolong singsingkan lenganku di dunia

Sekali saja, sebentar saja

Karena aku ingin siapkan lentera kedua untuk mereka


Tuhan, aku masih ingin bertanya lagi

Akankah aku membiarkan tunas-tunas muda tak bersemi lagi

Akankah aku harus berhenti menyapa tunas hingga layu berlahan

Anak-anak, yang redup dalam rembulan gelap di terik matahari

Kian padam, berdiam dalam genangan kebimbangan

Kian pudar, bertengger dalam hidup tanpa pengharapan


Sementara anak-anak di seberang sana

Semakin kencang berlari memanggul harapan

Semakin kuat mendaki lalu menelusuri masa depan


Maka, tolong mampukan pikiranku di dunia

Untuk surut berpantang; untuk layar biar terkembang

Karena aku ingin siapkan lentera ketiga untuk mereka


Dan di sini, di tempat ini

Tuhan, aku akan berhenti bertanya

Karena lentera telah kubawakan untuk anak-anak itu

Lentera untuk membaca kehidupan

Lentera untuk meraba masa depan, bersama mereka

 

Terima kasih Tuhan …

 

(Kaki Gunung Salak Bogor – didedikasikan untuk TBM Lentera Pustaka)




John Doe
Syarif Yunus
Pegiat literasi dari Kab. Bogor, Pendiri dan Kepala Program Taman Bacaan Lentera Pustaka. Mari jadikan membaca dan menulis sbg kegiatan asyik.

Artikel Terkait

Warung Kopi Dan Kamu

"sudah Sejauh Ini Apa Yang Membuatmu Bertahan" Bisik Seorang Perempuan Yang Sedari Tadi Sibuk Memutarkan Gelas Kosong Yang Ada Dihadapannya“gak Ada Yang Perlu Dipertahankan, jika Pada...

Puisi-puisi Hari Ibu

Ketika Peringatan Hari Ibu, Sigupai Mambaco Membuat Kegiatan Baca Dan Cipta Puisi, Berikut Puisi Yang Dibuat Oleh Anak-anak, Mereka Adalah Siswa-siswa Kelas 4-6 Sd. Silahkan Disimak Puisinya...

Suhu Yang Membakar Kebebasan

Pada Masa Depan Negara Amerika Yang Distopia, Yang Masyarakatnya Telah Diperbudak Media, Dibius Obat-obatan, Dan Konformitas: Menyimpan Buku Adalah Tindakan Kriminal. Bila Orwell Memiliki...

Komentar

Belum ada yang berkomentar

Silahkan login dahulu untuk berkomentar

Home

Artikel

Data Simpul

Home

Artikel

Data Simpul