RESOLUSI 2021: BANK IDE (lagi)

Picture by Saufi Azka

Ditulis Oleh : Saufi Azka - 04 Januari 2021


Oleh Saufi G


           Banyak tulisan-tulisan bernas yang menjadi referensi –saya pribadi- dari grup di Pustaka Bergera ini. Tatkala dibaca berulang kali, scrol sana sini, mengembangkan imajinasi hingga menghasilkan ide yang indah dan bergizi. Menjadi syukur yang dinanti-nanti.

Mulai dari kabar suka hingga duka menjadi terperi, silih berganti. Lantas tulisan-tulisan itu hidup dengan tanda ‘suka’ dan komentar aneka rupa. Bila tak ada, tak apa, tulis saja dengan sahaja. Tak pula komentar aneka rupa dan tanda ‘suka’ itu yang utama.

‘Tulis saja’ itu intinya. Esok-esok mungkin ada yang nginbok secara pribadi, tanda peduli. ‘Eh, tulisan kamu kelebihan emoji’, ‘eh kok cerita kamu mirip cerita di TV’, ‘kamu tuh ya, seru sekali’, eh kamu baru saja plagiasi, -ups!!-’ Ga mungkin. Lha wong cerita kami karang sendiri berdasar imaji yang pernah terjadi, beriring bumbu mi rebus ‘indie’ yang selalu dibeli di pasar pagi. Pokoknya jangan pernah kecewa bila tiada notifikasi.

Setelah itu apalagi? Jangan lupa simpan setiap cerita dalam folder ‘Bank Ide’, agar tak beserak sana sini. Jadikan ia amunisi. Nanti boleh diambil sesuka hati, kan hasil karya sendiri. Kan baik mengutip pendapat sendiri, dari pada pendapat orang lain yang bisa bikin barabe nanti?

Hal ini sudah kubuat saban hari. Setiap bulan berisi tanggal dan judul tulisan sendiri. Meski ia sudah pernah diunggah pada media sosial pribadi, tetap saja kusimpan pada bank ide hasil karya sendiri. Terserah mau itu puisi, catatan hancur yang tak berani di unggah di efbi, cerita mawas diri, kalimat yang tak jelas hulu mana, hilir mana hingga tak bermuara, simpan jadi Bank Ide. Tak hari ini, mungkin esok, lusa, atau sepuluh tahun lagi, segala amunisi yang sudah diurai dalam tulisan, pasti akan bermanfaat guna. Sebagaimana bank, ia akan berbunga, meskipun dengan cara konvensional. Ini resolusi 2021. titik.


John Doe
Saufi Azka
Pegiat literasi Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Senang menulis, dan membaca peta, peta kehidupan.

Artikel Terkait

Ternyata Ada Ribuan Bahan Bacaan Gratis, Lo!

“kak Anggi, Sudah Dapat Novel Dan Referensi Yang Kakak Bilang Ditugaskan Bu Isnaini Kemarin?”“sudah Dong, Banyak Lagi”“wah, Keren Kak. Aku Pun Dapat Tugas Yang Sama Dari Bu Isnaini Di...

Tagline Lawan Unesco, Sebagai Bentuk Suatu Jawaban

Banyak Sekali Data-data Yang Tersebar, Terkait Minat Baca Anak Indonesia Yang Masih Terus Dikatakan Rendah Dan Selalu Di Presentasikan. Menilai Anak-anak Dari Semua Kalangan Di Indonesia Masih...

Gerakan Literasi, Beberapa Catatan

Geliat Gerakan Literasi Di Indonesia Kian Hari, Kian Gencar Terdengar. Melalui Media Daring, Televisi Maupun Media Cetak. Pun Munculnya Beberapa Komunitas, Club Baca Ataupun Pustaka Bergerak...

Komentar

Belum ada yang berkomentar

Silahkan login dahulu untuk berkomentar

Home

Artikel

Data Simpul

Home

Artikel

Data Simpul