Resiko Penyebaran COVID-19 Melalui Barang Bawaan, Cegah Dengan Disinfektan

Ilustrasi Disinfektan untuk Barang Bawaan

Ditulis Oleh : Natasha Nirmalasari - 08 Februari 2021

Saat ini berbagai belahan dunia, salah satunya Indonesia sedang berjuang melawan virus yang mampu menghambat seluruh kegiatan manusia dan merenggut banyak nyawa. COVID-19, tak terlihat namun mematikan. COVID-19 membawa dampak yang signifikan bagi kehidupan ekonomi, pendidikan, kuliner, sosial dan segala sektor kehidupan. Virus bernama lengkap Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 ini menghadapkan manusia pada banyak kehilangan, seperti kehilangan ilmu pengetahuan, waktu, kejadian penting, kebahagiaan, bahkan kerabat terdekat, dan ribuan kehilangan lain.


Pada masa pandemi virus COVID-19, pemerintah telah mengupayakan berbagai cara penanganan dan pencegahan, salah satunya dengan menggalakan kampanye bagi masyarakat untuk tetap tinggal di rumah demi menekan angka penyebaran COVID-19 jika tidak ada keperluan yang mendesak. Tak dapat dipungkiri bahwa kebiasaan baru untuk tetap di rumah ini sulit diterima dan dilakukan karena terkadang kita masih harus pergi keluar rumah untuk beberapa kepentingan mendesak. 


Perubahan kebiasaan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa jenuh berdiam diri di rumah, sehingga tak jarang beberapa dari mereka memutuskan untuk pergi keluar dengan berbagai alasan untuk memenuhi kesenangan pribadi ataupun urusan yang kurang mendesak.


Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 telah menghimbau agar masyarakat tetap melaksanakan 5M dan protokol kesehatan saat di luar rumah maupun saat kembali ke rumah. Kampanye 5M terdiri dari memakai masker, mencuci tangan, menghindari jabat tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. 


Dalam protokol kesehatan untuk masuk ke dalam rumah, pemerintah menegaskan bahwa barang - barang dari luar harus disterilkan menggunakan disinfektan sesuai standard kesehatan. Protokol ini sangat penting mengingat bahwa di luar rumah, terutama tempat dan fasilitas umum yang ramai dan sering dikunjungi orang - orang dimana banyak orang yang tidak dikenal dan kitapun tidak tahu riwayat kontak fisiknya sehingga berpotensi menyebarkan virus COVID-19.


Pada masa awal sosialisasi protokol kesehatan mengenai penggunaan disinfektan ini, banyak kesalahpahaman di tengah masyarakat seperti tindakan penggunaan disinfektan langsung pada tubuh manusia dengan maksud membunuh virus yang menempel di pakaian dan tubuh manusia. Maraknya bilik - bilik disinfektan di depan pintu masuk berbagai tempat umum menjadi bukti kesalahpahaman ini. Bukannya membunuh virus, bilik disinfektan ini justru berbahaya dan dapat merusak kulit karena disinfektan seharusnya digunakan pada permukaan benda mati. Sementara untuk mensterilisasikan diri, kita disarankan menjaga kebersihan dengan menggunakan antiseptik, menerapkan kebiasaan "New Normal" dengan protokol kesehatan.


Barang bawaan dari luar rumah memiliki potensi penularan COVID-19 apabila terdapat droplets dari seseorang penderita, kemudian kita menyentuh droplets tersebut lalu secara tidak sadar menyentuh area hidung dan mulut dengan tangan tersebut. Maka dari itu, penting sekali bagi masyarakat untuk mensterilisasi barang bawaan dari luar sebelum memasuki area rumah.


Semua barang dari luar perlu disterilisasi tanpa terkecuali, seperti tas, dompet, handphone, barang belanjaan, dan lain lain. Cara terbaik menggunakan disinfektan adalah dengan mengusapkan langsung dengan menggunakan kain bersih pada benda yang rentan menjadi media penularan dan ingin dibersihkan.


Selain barang bawaan pribadi, maraknya kebiasaan transaksi jual beli online juga berpotensi menjadi media penularan virus COVID-19. Barang yang kita beli melalui online pastinya akan dibungkus dan diantar ke rumah. Alangkah baiknya apabila kita langsung membuka dan membuang bungkusnya di luar rumah setelah disterilisasi. Barang yang ada di dalam bungkusan tersebut juga tak luput dari sterilisasi demi meminimalisir penularan. 


Mendisinfeksi semua barang dan membersihkan diri sebelum masuk rumah berdampak baik untuk menjaga rumah tetap steril dan menyelamatkan anggota keluarga terutama yang berada pada golongan rentan terpapar virus COVID-19. Jadi, mari kita buat rumah sebagai tempat perlindungan yang nyaman dan aman di masa pandemi COVID-19 ini.


John Doe
Natasha Nirmalasari
Hello, I'm a student in LSPR Business and Communication Institute

Artikel Terkait

Mewarnai, Alternatif Relaksasi Di Tengah Pandemi

Semenjak Siang Anak-anak Telah Berdatangan Ke Tbm Sou Mpelava. Sebagian Mengaku Sengaja Datang Lebih Awal Agar Tidak Terlambat. Tampaknya Mereka Sudah Tak Sabar Mengikuti Kegiatan Kelas Mewarnai...

Apakah Mengeluh Menyelesaikan Semuanya?

Pandemi Covid-19 Membawa Perubahan Yang Sangat Besar Di Indonesia Bahkan Dunia. Sejak Awal Kedatangannya, Virus Ini Sudah Memakan Banyak Korban Jiwa, Mulai Dari Orang Yang Tidak Kita Kenal Hingga...

Hand Sanitizer Merupakan Salah Satu Alat...

Covid – 19 Merupakan Penyakit Yang Mengganggu Sistem Pernapasan. Covid – 19 Dapat Menyerang Siapa Saja Tetapi Lebih Beresiko Apabila Menyerang Lansia Dan Ibu Hamil. Sehingga, Hand Sanitizer...

Komentar

Belum ada yang berkomentar

Silahkan login dahulu untuk berkomentar

Home

Artikel

Data Simpul

Home

Artikel

Data Simpul