Peristiwa

RELAWAN SEBAGAI SENIMAN

RELAWAN SEBAGAI SENIMAN
85
Dibaca normal 2 menit

Tahun 2020 lalu, lewat kerjasama dengan Komik Komunika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI), semua relawan PBI diundang untuk menjadi seniman. Setelah sayembara komik itu, tampaklah bahwa beberapa relawan kita memang punya bakat sebagai komikus, dan karya kawan-kawan yang terpilih akan dicetak dan disebar tahun ini.

Kini, kembali seluruh relawan diundang untuk jadi seniman. Yang mengundang kali ini adalah penyelenggara Istanbul Bienal, Turki. Karya relawan yang memikat bukan hanya akan dapat dinikmati oleh warga Indonesia, atau Turki saja, tapi oleh seluruh dunia.

Ada dua tema besar yang akan dibawa oleh PBI ke Istanbul. Pertama adalah KEKUATAN WARGA YANG BERGERAK BERBAGI RASA MERDEKA. Yang kedua adalah GUA SENI PRASEJARAH INDONESIA SEBAGAI WARISAN DUNIA. Para relawan diundang untuk mengolah dua tema besar ini dan menerjemahkannya ke dalam karya-karya visual yang mudah dilihat, khususnya ke wahana bergerak atau bangunan simpul pustaka yang dikelola.

Robby Binti Marsiti pendiri Pedati Pustaka Bayalangu, Cirebon langsung merespon ajakan dari Istanbul ini. Wujudnya bisa kita lihat pada wahana pedati yang baru saja didandani ulang. Pedati ini dengan kuat menampilkan semangat warga yang bergerak dan berjejaring, dan penghargaan pada khazana lokal yang memperkaya dunia anak-anak Indonesia (dengan gambar tokoh wayang dan boneka unyil). Pedati ini juga menunjukkan semangat persahabatan dengan Turki yang ditampilkan lewat penyandingan bendera Indonesia dan Turki. Yang terpenting adalah pedati ini menampilkan sebagian khazanah seri gua purba kita, berupa gambar tapak tangan: khazanah yang dianggap sebagai yang tertua di dunia yang akan merombak sejarah seni dan peradaban ummat manusia.

Ayo, kawan-kawan di seluruh penjuru Tanahair, mari memberi tanggapan kreatif yang serupa. Wahana bergerak dan bangunan simpul bisa didandani khusus untuk menanggapi undangan dari Istanbul ini, dan dapat kembali ke dandanan awal setelah pameran selesai. Di negeri lain, gerobak sampah pun disulap jadi benda seni, yang berisi ekspresi kultural dan pernyataan sosial politik. Alangkah bagus jika relawan di berbagai kampung memamerkan tanggapan kreatif, sehingga seluruh Indonesia bisa menjadi ruang pameran para relawan yang jadi seniman. Kita Go International dengan menggelar sebuah pameran mandiri yang berlangsung di berbagai penjuru dan kita mulai sejak kemarin, yang akan membuat pameran di Istanbul, Turki, nanti menjadi penutup dari rangkaian pameran kita.

kepada kawan-kawan yang sudah punya karya sesuai semangat PBI ke Istanbul ini, jangan ragu untuk posting di medsos. Agar para penyelenggara pameran di Turki mudah mengikuti, posting sebaiknya diberi hashtag:

#PustakaBergerakMenujuTurki , #IstanbulBienal , #BangkitIndonesia , #SeniGuaPurba , #KekuatanWarga , #BerbagiRasaMerdeka , dan semacamnya.


Salam Literasi, mari terus #Bergerak dan mencipta peristiwa.

Trending

Loading...

Tulisan Pustaka Bergerak Indonesia Lainnya

Baca artikel lainnya dari

Pustaka Bergerak Indonesia

Kunjungi Profile

Loading...

Tinggalkan Komentar
  Kamu harus LOGIN terlebih dahulu untuk berkomentar

Belum ada komentar

Loading...

Logo PBI
The world's leading movement community for creatives to share, grow, and get hired.
100.000
Pengguna aktif
2.878
Simpul pustaka
Ayo bantu kami untuk membuat platform ini lebih mutakhir
© Copyright 2022 Pustaka Bergerak Indonesia