LEMBAGA SOSIAL

Picture by Silferius Hulu

Ditulis Oleh : Silferius Hulu - 26 Agustus 2020

Lembaga Sosial merupakan sebuah sistem hubungan sosial yang terorganisir yang mengejawantahkan (mengaktualisasikan) nilai-nilai dan prosedur-prosedur umum tertentu demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Nilai-nilai umum itu mengacu pada cita-cita dan tujuan bersama. Sedangkan prosedur-prosedur umum adalah pola perilaku yang dibakukan dan diikuti. Sistem hubungan adalah jaringan peran dan status yang menjadi wahana untuk melaksanakan perilaku tersebut. Misalnya dalam keluarga. Keluarga mencakup seperangkat nilai antara lain cinta antara suami, istri, dan anak-anak. Di dalam kehidupan rumah tangga terdapat jaringan dan peran status sebagai suami-istri dan anak-anak. Lembaga keluarga membentuk suatu sistem hubungan sosial yang menjadi wahana untuk melangsungkan kehidupan berkeluarga.

Terdapat lima bentuk lembaga dasar yang penting dalam kehidupan masyarakat yang kompleks, antara lain lembaga keluarga, lembaga keagamaan, lembaga pemerintahan, lembaga perekonomian dan lembaga pendidikan. Dari setiap lembaga ini terdapat prosedur-prosedur umum. Adapun lembaga lainnya yang tak kalah penting seperti lembaga ilmiah, lembaga kesehatan, dan lembaga feodal.

Proses terbentuknya lembaga

Lembaga muncul sebagai produk kehidupan sosial yang sungguh tidak direncanakan (unplanning). Dan pada umumnya, walaupun hal itu terjadi, orang mencari cara yang lebih praktis untuk memenuhi kebutuhannya. Boleh jadi orang menemukan beberapa pola yang dapat dilaksanakan, yang kemudian menjadi sebuah kebiasaan yang baku karena terus-menerus diulangi.

Sifat alamiah manusia adalah memenuhi kebutuhan dasar. Dalam memenuhi kebutuhan dasar tersebut, manusia dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga muncul keinginan untuk mencari sesuatu hal yang baru secara berkesinambungan. Prosedur-prosedur tetap pada awalnya merupakan suatu kebetulan yang ditemukan oleh seseorang, kemudian dibakukan dan dilembagakan. Hal ini sangat bergantung pada temuan-temuan baru dan hasil dari suatu kesepakatan masyarakat.

Dalam perjalanan waktu, pola itu memeroleh suatu kerangka; diwariskan melalui cerita rakyat (folklore) yang mendukung dan disetujui oleh masyarakat. Dari waktu ke waktu, orang memodifikasi dan melegalisasi praktek-praktek baru karena terus berkembang dan berubah. Dengan cara itulah sebuah lembaga akan tumbuh.

Lembaga memiliki ketetapan norma-norma yang pasti, yang akan menentukan posisi status dan fungsi peranan bagi setiap anggota. Sebuah norma pada hakikatnya merupakan sekelompok harapan perilaku. Pelembagaan mencakup perubahan perilaku secara spontan dan eksperimental, teratur serta dapat diprediksi atau diramalkan.

Seperangkat hubungan sosial melembaga apabila sudah dikembangkannya suatu sistem status dan peran yang teratur. Status dan peran tersebut sudah umum diterima dalam masyarakat.




Artikel Terkait

Perspektif-perspektif Dalam Sosiologi

Sosiologi Adalah Suatu Ilmu Yang Memelajari Tentang Masyarakat. Sebagai Sebuah Ilmu, Ia Memiliki Metode, Sistem, Objek Material Dan Formal, Serta Bersifat Koheren. Sosiologi Sekurang-kurangnya...

Komentar

Belum ada yang berkomentar

Silahkan login dahulu untuk berkomentar

Home

Artikel

Data Simpul

Home

Artikel

Data Simpul