Auto Nyesek

Jikalau merasa sendiri, Jangan takut akan sedih. Karena setiap masalah tentu ada solusi:)

Ditulis Oleh : Melia Ulfa - 21 November 2020

AUTO NYESEK

Mencoba biasa saja dari dulu. Rasa ini memang selalu dipendam, entah kekuatan apa yang membuat diri selalu bertahan dengan status kesendirian. Memilih untuk diam dan cuek sudah menjadi makanan sehari-hari. Jujur saja, tidak dapat mimin pungkiri bahwa mimim manusia normal juka kok. mimin juga cemburu kepada orang yang mendapat perhatian lebih, walau hanya sesaat. Bagaimana tidak? Sejatinya cewek butuh perlindungan, maunya dimengerti, bahkan ingin selalu ditemani. Terkadang mimin berbicara dengan bayang “ mengapa mimin terus bertahan dengan situasi ini?”. Padahal teman-teman sudah ada yang nikah, bahkan punya anak. Apakah kalian bernasip sama dengan mimin? Mimin belum mampu mengungkapkan rasa terhadap orang yang disuka. Bibir ingin mengatakan, namun hati menuntut untuk diam. Ketika memandang bola mata lawan jenis, beuhhh rasanya ingin kabur seketika. Risih dan tidak mau jadi pusat perhatian itulah yang menuntun mimin selalu diam dan menjadi anak cuek. Sering kali telinga mendengar teguran dari teman :” ayooo lah min, buka hati!. Sebagai wanita kita memang menunggu. Namun untuk mendapatkan jodoh yang baik itu juga butuh usaha.” Mimin sering tertampar oleh perkataan mereka. Bahkan mimin juga sering merenungkan hal ini. Tapi… hingga sekarangpun masih sama. Padahal mimin tidak pernah merasakan putus dari mantan. Boro-boro punya mantan, ada yang ngajak pacaran mimin auto bilang kita temanan aja ya. Memang terasa sakit banget kalau dengar kata-kata itu, ya mau digimanain lagi, kan mimin harus jujur yak… kalian pasti menganggap mimin gak punya hati dan rasa cinta. Hahah ya kagak dung. Sekali lagi mimin katakan bahwa mimin cemburu loh lihat orang sudah gandengan dengan pasangannya. Jadi mimin normal seperti kalian juga. Hanya saja cara mengekspresikan kita berbeda. Guys… mimin mau kalian tau, jika mimin tidak srek bahkan tidak cemburu terhadap orang pacaran. Mengapa? Hati mimin mengatakan, bahwa orang yang sudah tunangan aja bisa batal ke pelaminan. Apalagi pacaran? Menurut mimin kebanyakan orang pacaran awalnya sih memang bucinnya minta ampun, bagaimana tidak,mulai saat itu sudah ada yang kasih perhatiaan setiap saat, setiap hari harus ada kabar, jalan-jalan sudah ada yang boncengin, masalah makanan dan minuman kebanyakan gratis dung, tetiba aja nongol tu depan pintu rumah.hahah alasan untuk menghindar dari pertanyaan orang tua, ya bilang aja pesanan makanan baru sampai. semua itu tidak lepas dari usaha Doi untuk mendekati kamu loh… rasanya dunia bak milik berdua deh. Bagaimana dengan pendapat kalian, bener atau benar? hehe Manis sekali ya, kalau dihaluin yang baik-baik emang pipi merah tidak karuan loh. Namun dibalik itu semua, tentu banyak masalah yang dijalani dalam hubungan. Status pacaran tu tidak sah loh. Ikatan suci aja belum terucap dibibir. Jadi apa yang harus dibanggakan oleh status ini? Apa kalian yakin, jika pacaran bertahun-tahun bisa menjamin janur kuning bakalan melengkung di rumah kalian? Hello guys, ayuk sadar, bahwa jodoh itu sudah diatur oleh Allah SWT, jika kalian pergunakan kesempatan untuk memperbaiki diri lebih baik lagi. Maka jangan khawatir deh, Allah bakalan menghadirkan jodoh dengan cerminan diri. Kalian pasti tau dung, bahwa berharap kepada manusia itu pasti ada aja rasa kecewa. Yaa bagaimana tidak, manusia hanya hamba yang tidak luput dari dosa, so wajar, tidak bisa mengabulkan seperti apa yang kalian minta. Waduh… sudah merembes kemana ni pembahasan.hmmmmm Balik ke status pacaran lagi ya… pernahkah kalian merenung? Pengorbanan apa aja yang telah kalian lakukan, ehh akhirnya sia-sia. Dengan melihat realita si Doi menikah tu dengan orang lain, bahkan yang lebih parah nikahnya dengan sehabat sendiri. Auto kapok gak? Tentunya sok tegar dan sok kuat yak… semua itu harus dijalani, setiap keputusan tentu harus berani menanggung resiko. Survey mengatakan banyak dari kejadian ini, mengambil pelajaran, tidak mau pacaran lagi, dan langsung berbenah diri. Eepppppp ada tapi nya loh, move on tidak mudah, bibir bisa saja tersenyum namun masih ada luka hati yang masih membekas dan membutuhkan waktu lama untuk normal kembali. Teruntukmu yang pernah mengalami hal ini, keputusan yang kamu itu sudah baik, tinggal saja mencoba mengikhlaskan dia dengan dirinya. Sakit tentu sakit, namun mana lebih sakit jika gagal move on? Dia sudah bahagia dengan orang lain, kalian masih stay setiap malam sambil meluk bantal guling, air mata bocor hingga kantung mata kian bersemi. Sadis bener beud… sudah, sudah sini bersandar dibahu mimin.hahahha sorry guys, tentunya kita pernah alami masalah yang ujung-ujungnya cari bantal guling. Yahhhhhhhh kebongkar deh. Satu hal yang harus kalian ingat, masalah itu hadir karena ulah kita sendiri loh. Nihil banget jika ada masalah tapi tidak ada solusinya. Jika kita sakit masih ada obatnya, nah masalah begitu juga. Jangan mengunci diri dikamar, sesekali keluar…lihatlah alam sekitar. Masih ada harapan yang harus kita raih. Bangkit bangkit dan bangkit guys,,,,,


Bakau Hulu, 18 November 2020


(meliaulfa06)  


John Doe
Melia Ulfa
Berusaha bermanfaat bagi orang lain, jangan lupa tersenyum dan jangan lupa bahagia guys:). Mahasiswa STKIP MUHAMMADIYAH ACEH BARAT DAYA @meliaulfa06

Komentar

Belum ada yang berkomentar

Silahkan login dahulu untuk berkomentar

Home

Artikel

Data Simpul

Home

Artikel

Data Simpul