Peristiwa

Anak-Anak Indonesia yang Membaca di Senja Hari

Anak-Anak Indonesia yang Membaca di Senja Hari
Syarif Yunus

2 years ago

8
Dibaca normal 2 menit

Anak-anak di Kaki Gunung Salak yang membaca di senja hari. Sebuah pemandangan yang sulit lagi ditemukan di era digital. Sementara banyak anak menyerbu gawai, bermain game online atau menonton TV. Anak-anak ini masih mampu berkutat dengan buku bacaan. Sekalipun ditemani senja, atau kadang mendung. Anak-anak yang sebelumnya tidak punya akses bacaan itu, kini sudah terbiasa membaca. Apa adanya dan tetap rajin ke taman bacaan. Persis, seperti senja yang selalu menerima langit apa adanya.


Pemandangan itu terjadi di TBM Lentera Pustaka di Kampung Warung Loa Desa Sukaluyu Kec. Tamansari Kabupaten Bogor di Kaki Gunung Salak. Tiap hari Rabu - Jumat - Minggu, tidak kurang dari 120 anak-anak pembaca aktif usia sekolah selalu membaca. Perilaku membaca yang sudah jadi kebiasaannya. Padahal, sebelum ada taman bacaan, mereka adalah anak-anak yang jauh dari akses buku bacaan. Tidak ada buku, tidak ada kebiasaan membaca.


Sekalipun terancam putus sekolah akibat kemiskinan dan keadaan ekonomi, anak-anak di TBM Lentera Pustaka memiliki gairah yang tidak terbendung lagi. Entah hari hujan, panas terik maupun keterbatasan tempat membaca. Mereka sangat antusias untuk tetap membaca. Sebuah tradisi baca yang tetap bersemi di kampung kecil di Kaki Gunung Salak. Semoga tradisi ini tetap terpelihara di tengah gempuran era digital.


Tradisi membaca anak memang kian langka. Panorama anak-anak yang sedang membaca buku pun kian sulit ditemui. Apalagi di tempat-tempat umum. Di tempat ini, minat baca anak-anak tidak akan pernah hilang. Selalu bersemi bersama semangat untuk sekolah dan menggapai masa depan yang lebih baik. TBM Lentera Pustaka pun hadir sebagai "lawan" dari ancaman putus sekolah pernikahan dini, narkoba, bahkan gim online. Karena membaca buku, setidaknya menjaga perilaku anak untuk tetap dekat dengan buku. Bukan yang lainnya.


Maka jangan lengah. Orang dewasa tidak boleh lalai. Taman bacaan itu kawah candradimuka. Untuk mempersiapkan masa depan generasi bangsa. Jangan biarkan mereka terpuruk, tanpa kepedulian orang-orang dewasa. Karena dengan membaca buku, setidaknya akan menyelamatkan masa depan mereka.


Adalah TBM Lentera Pustaka merupakan satu-satunya taman bacaan resmi yang ada di Kecamatan Tamansari Kab. Bogor. Saat ini memiliki 6.500 buku bacaan dan menerapkan "TBM Edutainment", tata kelola taman bacaan berbasis edukasi dan hiburan. Dengan alokasi waktu membaca 3 kali seminggu, kini tiap anak rata-rata mampu membaca 5-10 buku per minggu. TBM Lentera Pustaka pun bertekad akan terus mengkampanyekan pentingnya tradisi baca dan budaya literasi pada anak-anak. Selain aktivitas taman bacaan, TBM Lentera Pustaka pun memiliki program GEBERBURA (GErakan BERantas BUta aksaRA) yang diikuti 11 ibu-ibu buta huruf, di samping membina 11 anak yatim binaan agar tetap lanjut sekolah.


Kenapa anak-anak membaca? Agar mereka mampu “bertahan hidup” di zamannya nanti... Salam literasi.


Anak-anak yang membaca
membaca di senja hari
taman bacaan
gerakan literasi
TBM Lentera Pustaka
Indonesia Membaca
Dukung Syarif Yunus Terus Berkarya. Ayo Beri Saweran !
Trending

Loading...

Tulisan Syarif Yunus Lainnya

Baca artikel lainnya dari

Syarif Yunus

Kunjungi Profile

Loading...

Tinggalkan Komentar
  Kamu harus LOGIN terlebih dahulu untuk berkomentar

Belum ada komentar

Loading...

Logo PBI
The world's leading movement community for creatives to share, grow, and get hired.
100.000
Pengguna aktif
2.878
Simpul pustaka
Ayo bantu kami untuk membuat platform ini lebih mutakhir
© Copyright 2022 Pustaka Bergerak Indonesia