PEREMPUAN DALAM GERAKAN LITERASI AKAR RUMPUT

Tidak ada negara yang dapat benar-benar berkembang jika negara itu menahan potensi perempuannya dan menghilangkan kontribusi setengah dari warganya

( Micheele Obama)

   Viralnya video dua  ibu- ibu memanggul buku di Banyumas yang diupload pertama kali oleh Penggagas Pustaka Bergerak Indonesia, bapak Nirwan Arsuka, lewat akun Twitternya @art_suka, sekali lagi membuktikan pada kita semua baik sesama penggerak literasi, pemerintah, maupun masyarakat luas, peran perempuan di garis depan peningkatan minat baca di akar rumput di seluruh Indonesia. Selama  sekitar 1 tahun berkecimpung di dunia literasi tidak sedikit saya dapati gerakan literasi yang digerakkan oleh kaum perempuan baik di daerah perkotaan dan pedesaan, dan mereka semua berasal dari berbagai profesi. Ada yang seorang bidan, dokter, perawat, guru, mahasiswa, bahkan siswi SMP atau SMA. 

   Munculnya perempuan -perempuan penggerak literasi adalah secercah asa membangkitkan kembali semangat kartini yang sesungguhnya ,tentunya melampaui Kartini yang selama ini kita kenal hanya lewat konde dan kebaya. Kartini adalah pejuang literasi yang bergerak untuk berbagi rasa merdeka pada zamannya  dan kini  nyala semangat  Kartini menyala kembali dan harus terus dijaga dan didukung bukan sebagai support system semata namun partner untuk menjayakan Indonesia .

    Bagi saya,  landasan kemajuan potensial  bagi  perempuan indonesia   terletak pada  keterlibatannya dalam bidang literasi.  Karena jika perempuan tidak dilibatkan dalam  bidang literasi maka perempuan akan    dirugikan secara ekonomi dan sosial, dengan akses yang tidak merata baik dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan perawatan kesehatan. Faktanya jelas: perempuan yang  distimulus oleh  kesadaran literasi  akan lebih cenderung mengirim anak-anak mereka ke sekolah dan juga sadar untuk terus mencerdaskan dirinya,  memiliki kesehatan  yang lebih baik, membuat keputusan perawatan kesehatan yang lebih baik untuk anak-anak mereka, dan secara ekonomi akan berkontribusi  untuk  meningkatkan komunitasnya. Lebih jauh lagi tentunya mereka akan  terhindar dari jebakan- jebakan mengerikan .



Komentar