Bergerak Bersama, Relawan Pustaka Bergerak Indonesia Ubah Mitos Minat Baca Masyarakat Indonesia Rendah

Manusia berubah. Kebudayaan berubah.

Tahun lalu, sebuah data dari studi "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State University mengejutkan Indonesia. Data tersebut mengungkapkan bahwa minat baca Indonesia berada di urutan ke-60 Dunia dari 61 negara.

Fakta itu tentu bikin gempar, utamanya di kalangan pegiat literasi. Beberapa tahun terakhir, kegiatan literasi di Indonesia justru sedang digalakkan oleh para pegiat literasi. Tak hanya di kota besar tetapi menyebar ke pelosok negeri. Gerakan ini pun tak sendiri tetapi berkolaborasi hingga muncullah jaringan Pustaka Bergerak.

Pustaka Bergerak adalah jaringan masyarakat yang secara sukarela bekerjasama untuk membangun kekuatan dan kemandirian masyarakat lokal dalam menyebarkan bacaan bermutu. Melalui Pustaka Bergerak, seluruh pegiat literasi saling terhubung dan berkolaborasi.

Seperti pada saat acara Peluncuran Buku dan Diskusi Literasi Anak yang diselenggarakan di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Rabu, 17/01. Pegiat literasi yang tergabung dalam jaringan Pustaka Bergerak datang dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Dalam sesi diskusi, Najeela Shihab, praktisi pendidikan anak, menyampaikan apresiasinya kepada para pegiat literasi.

“Para pendidik (relawan) itu romantis sekali. Yakin, walaupun yang dilakukan susah tetapi tetap saja konsisten menjalankannya setiap hari, dengan segala keterbatasan, perjuangan. Karena kita melihat dampaknya pada anak-anak. Saya yakin bukan bayarannya tetapi melihat anak-anak yang matanya berbinar-binar, menghampiri buku yang kita bawa itu yang luar biasa pengalamannya untuk pendidik seperti kami,” ujar Najeela Shihab

Menurutnya literasi bukan hanya berbicara tentang kemampuan individu, tetapi juga lebih siap menjadi agen demokrasi dan memengaruhi apa yang terjadi pada bangsa, baik secara sosial, politik, ekonomi, dll.

Sementara itu Nirwan Ahmada Arsuka, Pendiri Pustaka Bergerak, berbagi pengalaman dari para pegiat literasi dalam jaringan Pustaka Bergerak. Pada awalnya kegiatan literasi ini ia sebut sebagai  gerakan memburu pembaca. Karena para pegiat membawa motor, sepeda, kuda, perahu, untuk mengejar pembaca.

“Sekarang anak-anak yang kita kejar sudah jadi pembajak. Kalau ketemu relawan mereka hentikan, mereka minta buka lapak, relawan yang seharusnya ada jalur ke desa sebelah, bisa tertahan di desa di mana anak-anak menemukan mereka. Anak-anak yang ‘difitnah’ minat bacanya rendah, sudah tumbuh minat bacanya,” ujar Nirwan Ahmad Arsuka, Pendiri Pustaka Bergerak.

 

“Apa yang dilakukan kawan-kawan ini adalah mengubah mitos. Mitos pertama adalah bangsa Indonesia malas baca. Yang kedua adalah masyarakat indonesia tidak bergerak jika tidak dibantu negara. Padahal mereka ini bergerak dengan kekuatannya sendiri.” tambahnya.

Selain diskusi tentang literasi pada anak, di kesempatan yang sama juga diluncurkan buku anak karya Prof. Hendra Gunawan. Buku berjudul “Anak Bertanya Pakar Menjawab” ini akan didistribusikan ke pustaka bergerak di seluruh Indonesia melalui PT. Pos Indonesia.

Penyerahan Motor Pustaka ke Jaringan Pustaka Bergerak

Di hari yang sama dengan acara peluncuran buku dan diskusi, Perpustakaan Nasional Indonesia mengadakan kegiatan seremonial “Penyerahan Motor Pustaka” kepada beberapa pegiat literasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung serta mendorong mobilitas pergerakan pegiat literasi di beberapa daerah di Indonesia.

Syarif Banda, selaku Kepala Perpusnas menegaskan, “walaupun gedung di Jakarta setinggi langit, tidak ada gunanya jika di daerah-daerah lain masih tertinggal. Oleh karena itu, Perpusnas berkomitmen untuk mendukung segala kegiatan yang membangun masyarakat lewat literasi.” ujarnya.

 

60 motor dibagikan kepada para pegiat literasi dengan pembagian 15 motor diberikan kepada pegiat literasi FTBM (Forum Taman Bacaan Masyarakat), 20 untuk PBI (Pustaka Bergerak Indonesia) dan sisanya untuk pegiat literasi TNI/Polri.

*Artikel juga terbit di RIM-TV.com



Komentar

64x64
Alfianti
4 hari yang lalu

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kepada yth. Perpusnas Dan Pustaka Bergerak Indonesia Kami team Relawan Pemuda pemudi Balanipa Sulawesi Barat mengharapkan bantuan donasi baik Dari buku ataupun Fasilitas perpustakaan lainnya Demi mend